Ekonomi islam merupakan kegiatan atau aktivitas ekonomi
yang dilakukan manusia yang diatur berdasarkan syariat agama islam. Dalam
ekonomi islam terdapat banyak kegiatan atau aktivitas salah satunya adalah
perniagaan. Dengan melakukan perniagaan manusia dapat memperoleh uang, uang
dalam ekonomi islam bisa disebut sebagai harta. Dengan adanya harta,
terciptalah tujuan ekonomi islam itu sendiri yang salah satunya adalah untuk
mensejahterakan seluruh ummat manusia.
Keberadaan ekonomi islam adalah untuk menstabilkan kegiatan
atau aktivitas ekonomi manusia. Kegiatan atau aktivitas ekonomi islam banyak
terkandung dalam ayat-ayat al-qur’an dan hadist. Contohnya seperti jual beli,
riba, dan lain-lain. Berikut ini adalah ayat-ayat al-qur’an tentang ekonomi
islam.
1. Jual
beli
لَيْسَ
عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَبْتَغُوا فَضْلاً مِّن رَّبِّكُمْ
Artinya: Tidak ada dosa bagimu mencari karunia (rezeki hasil perniagaan)
dari Rabb-mu. Q.S. Al-Baqarah (2):198
2. Jual
beli
إِلاَّ أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَن تَرَاضٍ مِّنكُ
Artinya: Kecuali dengan jalan
perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu. Q.S. An-Nisa' (4):29
3. Jual
beli
وَأَحَلَّ اللهُ الْبَيْعَ
Artinya: Dan Allah menghalalkan jual beli. Q.S.
Al-Baqarah (2):275
4. Model
konsumsi
فَكُلُوا مِمَّا غَنِمْتُمْ حَلاَلاً طَيِّبًا
Artinya: Maka makanlah dari
sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal
lagi baik. Q.S. Al-Anfaal (8): 69
5. Model
konsumsi
وَلا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَى عُنُقِكَ وَلا
تَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًا مَحْسُورًا
Artinya: Dan janganlah kamu
jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu
mengulurkannya (maksudnya: terlalu kikir dan terlalu pemurah), karena itu kamu
menjadi tercela dan menyesal. Q.S. Al-Isra’ (17):29
6. Riba
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَأْكُلُوا الرِّبَا
أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Artinya: Hai orang-orang yang
beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu
kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Q.S. Ali- Imron (3):130
7. Riba
وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ
النَّاسِ فَلا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِ وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ
وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ
Artinya: Dan sesuatu riba
(tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba
itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang
kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian)
itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya). Q.S. Ar-Rum (30):39
8. Membelanjakan
harta
وَالَّذِينَ إِذَآ أَنفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ
يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَوَامًا
Artinya: Dan orang-orang yang
apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula)
kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.
Q.S. Al-Furqan (25): 67
9. Membelanjakan
harta
وَيَسْئَلُونَكَ مَاذَا يُنفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ
Artinya: Dan mereka bertanya
kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah, ‘Yang lebih dari
keperluan. Q.S. Al-Baqarah (2): 219
10. Membelanjakan
harta
فَسَيُنفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةً ثُمَّ
يُغْلَبُونَ
Artinya: Mereka akan
menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka dan mereka akan
dikalahkan. Q.S. Al-Anfaal (8):36
Contoh ayat-ayat diatas hanyalah sebagian saja. Banyak
sekali ayat-ayat yang mengatur tentang ekonomi islam. Dengan adanya ayat-ayat
ekonomi islam tentunya kita sebagai manusia hendaknya mematuhi atau mengikuti
syariat ekonomi islam tersebut. Supaya kita bisa mendapatkan keberkahan, dan
tidak semena-mena dalam menjalankan kegiatan atau aktivitas ekonomi.